Selasa, 14 April 2015

Flow Meter


          Flow meter merupakan instrumen guna mengukur aliran dari suatu fluida baik liquid ( liquid flowmeter), sludge ( sludge flow meter) maupun gas ( flow meter gas), baik bertemperatur rendah hingga temperatur tinggi. Dalam memilih flow meter harus disesuaikan dengan kondisi fluid dan fungsi flowmeter itu sendiri. Karakteristik dari fluida yang diukur oleh flow meter sangat luas  mulai dari tingkat corosive fluida dimana untuk fluida yang tingkat keasamannya tinggi mungkin lebih cocok jika menggunakan  flowmeter dari bahan PVC / non logam.
         Untuk fluida yang bertemperatur tinggi tentunya digunakan matrial lain. Begitu juga untuk tingkat kepekatan matrial fluida jenis flow meter harus disesuaikan. Untuk fluida yang diaplikasikan pada bahan makanan atau obat-obatan yang menuntut bahan pipa dan bahan flowmeter yang harus food grade lebih cocok kalo dipakai stainles steel SUS 316L. Dan untuk lingkungan yang corisive seperti di laut mungkin body dan flange flow meter lebih pas jika menggunakan stainless steel.
Karena dibutuhkan ketelitian dan pemahaman akan karakteristik fluid serta manfaatnya , serta cara kerja Flowmeter dan fungsi flow meter itu sendiri. Ada beberapa variabel yang harus kita tentukan dalam MEMILIH FLOW METER pada saat penentuan type flow meter dan model flowmeter  yang cocok dengan aplikasi yang kita harapkan, varibel pemilihan flow meter tersebut dapat dimasukan kedalam pertanyaan sebagai berikut :

  1. Jenis Fluid yang akan digunakan pada flow meter : gas, water, chemical, oil , liquid gas, sludge, dll
  2. Pengukuran flow meter hanya pada flow atau total fluid yang mengalir atau kedua2nya
  3. Viscosity dari fluid, Kebersihan/kekotoran dari fluid ( lumpur, banyak kotoran atau bersih ) yang mengalir ke flow meter 
  4. Tujuan dari Flow meter : sebagai alat ukur flow, total volume, control, switch,  pengiriman sinyal electric yang berfungsi sebagai control ataupun data ke komputer atau Hand phone lewat sms.
  5. Perlu tidaknya display pada flow meter atau electronic signal out put or electrical out put.
  6. Besaran ( max dan min ) dari Flow rate, working Pressure, Temperature dari fluid yang akan diukur flow meter 
  7. Perlu tidaknya sistem kedap air pada flow meter ( water proof) atau area yang mudah terbakar atau explossive atau  yang setandart
  8. Penggunaan untuk bahan kimia dan makanan seperti tingkat keasaman dari fluid atau perlu food grade untuk matrial flow meter yang sering digunakan di industry obat atau makanan dan minuman.
  9. Ukuran dari pipa dimana flow meter ini di install termasuk menggunakan sistem sambungan flange atau ulir atau fitting
  10. Sistem insatallasi flow meter : Vertical atau horizontal
  11. Keterangan lain yang diperlukan dalam memilih jenis flow meter karena pada dasarnya flow meter bisa dibuat/dipesan sesuai dengan keinginan pemesan (custom)


Sensor Magnet



Sensor magnet yaitu rangkaian elektronik yang menggunakan gelombang magnet sebagai input untuk menggerakkan output. sensor jenis ini memanfaatkan medan magnet pada objek yang menyebabkan perubahan pada indikator. sensor model ini harus terbebas dari debu, pasir, asap, dan juga uap.



Cara Kerja :

Rangkaian diatas menggunakan sensor magnet reed switch untuk menggerakkan LED.Pada rangkaian ini menggunakan prinsip pembagi tegangan antara kaki basis transistor. Cara kerja rangkaian adalah jika pada reed switch didekati medan magnet maka hambatan kontak reed switch akan menghubung. Hal ini menyebabkan arus negatif masuk ke kaki transistor, maka transistor tidak akan mengantar arus. Pada saat reed switch dijauhkan dari medan magnet maka kontak reed switch akan membuka, maka arus listrik posistip akan masuk ke kaki basis. Transisotr akan mengalirkan arus negative yang akan menyalakan LED.
Medan magnet dapat menggunakan magnet batang. Contoh aplikasi sederhana adalah indicator atau alarm untuk pintu dibuka atau ditutup.


Aplikasi :
1.Dapat digunakan sebagai alarm pada pintu buka tutup
2. Ghost sensor pada smart phone yang menurut rumor dapat digunakan untuk mendeteksi perbedaan gelombang elektromagnetic pada suatu tempat.


Ide baru :
  • Dapat digunakan untuk petunjuk arah seseorang dalam solat.

  • Digunakan alarm pada pintu kamar mandi.
  • Digunakan untuk mendeteksi logam di bandara

Selasa, 24 Maret 2015

Sensor Sinar

Sensor Sinar adalah sensor yang berfungsi mengubah besaran cahaya menjadi intensitas listrik. Dengan kata lain besarnya cahaya yang masuk kedalam area sensor tersebut akan diubah menjadi listrik dan nilainya dapat dihitung. Sensor sinar terdiri dari 3 kategori yaitu
1. Fotovoltanic atau sel solar adalah alat sensor sinar yang mengubah energi sinar langsung menjadi energi listrik, dengan adanya penyinaran cahaya akan menyebabkan pergerakan elektron dan menghasilkan tegangan. 

2. Fotokonduktif (fotoresistif) yang akan memberikan perubahan tahanan (resistansi) pada sel-selnya, semakin tinggi intensitas cahaya yang terima, maka akan semakin kecil pula nilai tahanannya. 

3. Fotolistrik adalah sensor yang berprinsip kerja berdasarkan pantulan karena perubahan posisi/jarak suatu sumber sinar (inframerah atau laser) ataupun target pemantulnya, yang terdiri dari pasangan sumber cahaya dan penerima.
 
Sensor Photoelectric

Aplikasi : 
1. Menggunakan sensor LDR contohnya adalah lampu penerangan jalan,lapu taman . Lampu ini akan menyala secara otomatis ketika hari sudah gelap dan akan mati secara otomatis ketika hari mulai terang.
 
 Ide Pengembangan :

1. Automatic Bottle Filling
 


Cara Kerja :
Saat botol menghalangi sensor maka sensor akan memberikan informasi bahwa ada botol yang lewat. Setelah itu maka silinder 1 akan maju supaya botol bisa berhenti. Lalu solenoid di wadah pengisian akan membuka untuk mengisi botol tersebut. Setelah beberapa detik solenoid di wadah pengisian akan tertutup. Selanjutnya silinder 1 akan mundur dan silinder 2 akan maju beberapa detik kemudian silinder 2 akan kembali mundur. Fungsi dari silinder 2 ini sendiri adalah untuk mengatur jarak dari botol yang sudah terisi dengan botol yang masih kosong.

2. Automatic Car Wash



Cara Kerja :
Pertama, mobil memasuki tempat pencucian mobil otomatis. Ketika sensor photoelectric through beam  terhalang maka sensor akan memberikan informasi bahwa ada mobil yang akan masuk. Selanjutnya sistem (semua alat pembersih otomatis) akan mulai bekerja setelah sensor aktif. Sistem akan berhenti ketika mobil sudah melewati sensor kedua. Sensor kedua ini diletakkan di akhir (ujung) tempat pencucian otomatis. Sensor ini mengindikasikan bahwa mobil sudah selesai dicuci.




Referensi :
1. http://sensormekatro.blogspot.com/p/automatic-bottle-filling-machine_30.html
2. http://electrozone94.blogspot.com/2013/08/jenis-jenis-sensor.html